Ayah mak aku rasanya nak balik
Puisi Lebaran buat Ayah dan Ibu
Diposting oleh whandie .
Kategori: Lebaran
tak ada kata yang mampu terucap
tak ada sedih yang terlihat
hanya air mata yang bercucuran
air mata kebahagiaan
minta ampun pada ayah dan ibu
aku bersujud dipangkuan nya
mata ini tak mampu menahan linangan air mata
bibir ini tak mampu menyembunyikan isak tangis
hati juga tak mampu menahan kepiluan
maaf kan aku ayah dan ibu
aku tau aku bukan anak yang sempurna
anak yang menjadi yang seperti kalian inginkan
izinkan aku memohon ampun dan restu
hari ini aku meminta kalian mendoakan aku
agar kelaknya menjadi orang yang sukses
sukses untuk diriku
dan sukses untuk keluarga juga... Amin
di balik selimut hinaku...
Monday, August 01, 2005
Surat Rindu untuk Ayah dan Ibu
detik demi detik berlalu, dan aku masih berdiri di sini memandangi kota Bandung jauh di bawah sana, di ujung lembayung waktu. tiupan angin kurasakan kian menggigit kulitku, menyelusup di antara belulangku, membuat aliran darahku seakan beku. kabut putih tipis pun perlahan mulai merayap turun, menyentuh menyelimuti semua yang ada. menghantarkan selendang tipis mentari yang menyorot kelu.
lalu kulemparkan pandanganku ke langit biru yang tertutup selimut putih kapas-kapas awan. kelebat bayangan wajahmu, ayah, menyapa tatap mataku. sendu, mengguris kalbu. bersama mendampingi wajah ibu, menggetarkan kerinduan akan kenangan kita di masa lalu. sapa wajahmu, ibu, menyentuh dawai hatiku, menemani nyanyi sunyiku di setiap lembah dukaku. menghantarkan senyum teduhmu yang setia mendampingi langkahku, hingga putaran roda waktu datang menggilas hari-harimu dan hari-hariku, hari-hari kita...
ya Rabb, kutitipkan penggalan rindu hatiku di setiap huruf doaku...
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar